Rabu, 09 Mei 2012

MKCHM (Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah)

1.    Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil, makmur yang diridhai Allah Subhanahu Wa Ta'ala, untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah Subhanahu Wa Ta'ala di muka bumi.
2.    Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad Shalallahu 'alaihi Wasallam, sebagai hidayah dan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada umat manusia sepanjang masa, dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual, duniawi dan ukhrawi.
3.    Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan:
a.    Al-Qur’an: Kitab Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi Wasallam
b.    Sunnah Rasul: Penjelasan dan palaksanaan ajaran-ajaran Al-Qur’an yang diberikan oleh Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi Wasallam dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam.
4.    Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang:
a.    Aqidah
Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni, bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid’ah dan khufarat, tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut ajaran Islam.
b.    Akhlak
Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Al-Qur’an dan Sunnah rasul, tidak bersendi kepada nilai-nilai ciptaan manusia.
c.    Ibadah
Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya ibadah yang dituntunkan oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam, tanpa tambahan dan perubahan dari manusia.
d.   Muamalah Duniawiyah
Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya mu’amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat) dengan berdasarkan ajaran Agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
5.    Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridhoi Allah Subhanahu Wa Ta'ala : “BALDATUN THAYYIBATUB WA ROBBUN GHOFUR”
(Keputusan Tanwir Tahun 1969 di Ponorogo)
Catatan: Rumusan Matan tersebut telah mendapat perubahan dan perbaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah:
1.    Atas kuasa Tanwir tahun 1970 di Yogyakarta;
2.    Disesuaikan dengan Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 41 di Surakarta

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Template designed by Liza Burhan